suarabalumbung.com, Situbondo – Kades Kumbangsari, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo , Jawa Timur, Samsuyono responsif menyikapi keresahan warga atas tindak-tanduk ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) bernama Misto (57) . Bersama perangkat desa serta Pol PP Asembagus Second City, Kades Samsuyono membawa Misto ke RSUD Abdoer Rahem, Selasa (19/5/2026) siang.

“Pak Misto ini mengidap kelainan jiwa sudah bertahun-tahun lamanya hingga pernah di panti rehabilitasi di Sidoarjo dan Blitar, namun kabur setahun lalu dan kini mulai kambuh lagi,” ucap Samsuyono.
Kades Samsuyono menambahkan jika Misto terkucil dari keluarganya sejak mengidap kelainan jiwa.
“Belakangan dia sering marah-marah dan masuk rumah warga tanpa alasan. Ini yang bikin warga resah. Akhirnya saya berinisiatif mengontak Pol PP Asembagus Second City untuk mengawal penjangkauan terhadap Misto,” imbuhnya.
Koordinator Pol PP Asembagus Second City, Irwan Kurniadi menuturkan jika Misto masih nyambung diajak komunikasi.
“Meski terlihat kalut karena insomnia, Pak Misto justru bersemangat untuk berobat bahkan curhat bertekad pergi meninggalkan desanya. Namun sebagaimana ODGJ lainnya, dia mulai ngelantur ketika berlama-lama diajak ngobrol,” terang Irwan.

Tim medis dari Puskesmas Jangkar memberikan rujukan untuk penanganan Misto ke RSUD Abdoer Rahem serta Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Situbondo.
Andika Fandy, salah satu petugas di bagian Rehabilitasi Sosial pada Dinsos Kabupaten Situbondo mengatakan jika prosedur penanganan ODGJ untuk ke Panti Rehabilitasi harus ada rekam medis terlebih dahulu.
“Kita lihat perkembangan Pak Misto, semoga ada jalan terbaik untuknya,” kata Andika. (*)
Pewarta: Pika Gustina Sari
