Sel. Jul 28th, 2026

 

Petugas Damkar Second City Asembagus saat berjibaku melawan si jago merah, Kamis (16/7/2026) malam. (foto: suarabalumbung com/IK)

suarabalumbung.com, Situbondo -Kebakaran melanda dua rumah warga di Dusun Barat, Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Dua rumah yang terbakar masing-masing milik Buk Suwarjo, 70 tahun, dan  Syarifuddin, 47 tahun. Kedua bangunan berjenis semi permanen dan dinyatakan rusak total.

Informasi dari BPBD Kabupaten Situbondo melalui Pusdalops-PB menyebutkan, api pertama kali diketahui oleh saksi, Rohimatul Jannah, 46 tahun, yang merupakan ponakan Buk Suwarjo.

” Sekira pukul 19.30 WIB saksi berada di ruang tamu terkejut melihat kobaran api dari bagian belakang atau dapur rumah Buk Suwarjo. Saksi kemudian membawa Buk Suwarjo keluar dan berteriak meminta pertolongan warga,” kata Bambang dari  BPBD.

Api kemudian merambat ke rumah  Syarifuddin yang berada di belakang rumah Buk Suwarjo. Warga sekitar berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, sementara sebagian warga menghubungi Damkar.

Beberapa menit kemudian 1 unit Damkar yang disiagakan di halaman Kantor Kecamatan Asembagus dan 1 unit Damkar dari Mako Situbondo kota tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman dan pembasahan. Alhasil, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB.

Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Namun untuk penyebab pasti masih dalam penyelidikan pihak kepolisian setempat.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Namun kerugian materi ditaksir cukup besar.

Berdasarkan data BPBD, kerugian Buk Suwarjo mencapai sekitar Rp220 juta. Rinciannya, bangunan senilai Rp20 juta, uang tunai Rp10 juta, dan perhiasan emas 95 gram senilai Rp190 juta.

“Tapi perhiasan emas sebagian besar terselamatkan berkat bantuan petugas setelah mengorek-ngorek puing-puing material yang terbakar,” ungkap Rohimatul Jannah, keponakan Buk Suwarjo.

Emas milik Buk Suwarjo yang ditemukan di puing-puing kebakaran.

Mungkin, imbuh Rohimah, ini akan mengurangi nilai kerugian korban, Buk Suwarjo.

Sementara kerugian Syarifuddin ditaksir Rp70 juta untuk dua rumah yang terbakar. Total kerugian kedua korban sekitar Rp290 juta.

Setelah api padam, Tim Pusdalops dan TRC BPBD Kabupaten Situbondo langsung menuju lokasi untuk melakukan kaji cepat.

” Langkah yang kami lakukan meliputi meninjau lokasi, koordinasi dengan Kecamatan, Koramil, Polsek, Pemdes dan relawan, serta melakukan assessmen kerusakan dan kerugian,” kata petugas Pusdalops BPBD Situbondo, Puriyono.

Beberapa unsur yang hadir di lokasi kejadian antara lain Camat Asembagus beserta staf, Polsek Asembagus, Koramil Asembagus, Satpol PP Second City Asembagus, Tagana Dinsos, Damkar, Sekdes Asembagus, Petugas PLN, dan warga setempat.

BPBD Situbondo selanjutnya akan melakukan tahap jitupasna atau pengkajian kebutuhan pasca bencana, serta menyalurkan bantuan logistik kepada para korban.(PGS)

Pewarta: Pika Gustina Sari

 

By IK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *