Sel. Jul 28th, 2026
Diana saat di atas mimbar memberikan sambutannya, Jumat (24/7/2026) malam di Pendopo Rakyat Situbondo, Jawa Timur (*)

suarabalumbung.com, Situbondo_ – Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia PWI Kabupaten Situbondo periode 2026-2029 resmi dilantik. Momen ini sekaligus menorehkan sejarah baru karena untuk pertama kalinya kursi Ketua PWI Situbondo dijabat seorang perempuan, Diana.

Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran Forkopimda, Kepala OJK, Wakil Ketua DPRD Situbondo, serta Ketua PWI Jawa Timur yang akrab disapa Cak Item.

Dalam sambutannya, Diana menekankan pentingnya menjaga marwah profesi wartawan di tengah derasnya arus informasi digital.

“Profesionalitas seorang jurnalis harus tetap kita jaga. Berpedoman pada UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan nilai edukatif informasi yang baik kepada masyarakat. Itu harga mati,” tegas Diana.

Ia juga menyampaikan bahwa PWI Situbondo ke depan akan terus membuka ruang kolaborasi. “PWI tetap menjadi mitra stakeholder lintas bidang. Kita ingin membangun sinergi, bukan hanya meliput, tapi juga memberi solusi untuk Situbondo,” tambahnya.

Cak Item: Jangan Berkecil Hati, Ini Profesi Mulia

Ketua PWI Jawa Timur, Cak Item, dalam sambutannya menyoroti tantangan besar dunia jurnalistik saat ini. Menurutnya, terjadi penurunan nilai berita karena kuatnya dominasi media sosial dan konten kreator.

Ia mencontohkan fenomena konten kreator sekelas Willy Salim. “Konten kreator sekelas Willy Salim saja dalam 1 bulan bisa tembus ratusan juta. Sementara media-media yang benar-benar memberikan berita untuk masyarakat, 2 media besar saja kalau digabung tidak cukup untuk melampaui si konten kreator,” ujar Cak Item.

Ia menyayangkan, konten kreator tidak butuh wartawan lapangan, tidak butuh uji kompetensi, dan hanya bermodal ruang kecil serta alat rekam elektronik.

Namun Cak Item mengingatkan agar insan pers tidak berkecil hati. “Jangan berkecil hati karena jurnalis adalah profesi mulia,” pesannya.

Lebih lanjut, ia menilai dinamika jurnalistik saat ini bergerak sangat cepat. Karena itu, jurnalis tidak hanya dituntut piawai menulis peristiwa, tapi juga butuh peran aktif dan masukan dari masyarakat.

Jajaran pengurus PWI Kabupaten Situbondo Periode 2026-2029. (*)

Sambutan Bupati: Pers Mitra Strategis Pemerintah

Bupati Situbondo , Yusuf Rio Wahyu Prayogo dalam sambutannya mengapresiasi terbentuknya kepengurusan baru PWI Situbondo. Ia menyebut pers sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang benar dan mencerdaskan masyarakat.

“Kami berharap PWI di bawah kepemimpinan Ibu Diana bisa menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Sampaikan kritik yang membangun, berikan informasi yang edukatif, dan lawan berita hoaks,” ujar Bupati.

Bupati juga mendukung penuh program-program PWI Situbondo ke depan, terutama dalam pelatihan kompetensi wartawan dan literasi media untuk publik.

Pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara dan foto bersama. Dengan nahkoda baru, PWI Situbondo diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus menjaga idealisme pers sebagai pilar keempat demokrasi.(AH)

Pewarta: Agung Hariyanto

By IK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *