
(Foto: Irwan Rakhday)
suarabalumbung.com, Situbondo – Angin kencang menyebabkan pohon tumbang menimpa rumah warga di Kampung Timur, Desa Asembagus, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Ahad (13/9/2026) pukul 11.45 WIB.
Peristiwa tersebut dilaporkan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Situbondo dengan kode identitas bencana KIB 35 12 104 20260913 1.
Berdasarkan laporan BPBD, pohon Mindi dengan diameter sekitar 100 cm milik warga bernama Krisnarwo tumbang dan menimpa bagian teras rumah Junaidi (56).
Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di pasar. Di rumah hanya ada istri dan cucunya.
“Saat itu terdengar suara seperti benda jatuh. Ternyata pohon di samping rumah tumbang menimpa bagian depan rumah,” ujar Junaidi.
Camat Asembagus, Faishol Afandi membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Benar, telah terjadi pohon tumbang akibat angin kencang yang menimpa rumah warga. Kami bersama TNI, Polri, BPBD dan relawan langsung melakukan penanganan di lokasi,” ujar Faishol Afandi.
Kepala BPBD Kabupaten Situbondo melalui Pusdalops menyatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Satu kepala keluarga dengan tiga jiwa terdampak dan rumah mengalami kerusakan sedang.
Data kerusakan mencatat rumah permanen ukuran 10 x 6 meter dengan tinggi 3,5 meter mengalami kerusakan pada bagian depan. Taksiran kerugian material mencapai sekitar Rp10.000.000.
Petugas gabungan langsung melakukan penanganan di lokasi. Tim yang datang terdiri dari Staf Kecamatan Asembagus, anggota Polsek Asembagus, anggota Koramil Asembagus, anggota Pusdalops dan TRC BPBD Kabupaten Situbondo, Satpol PP Second City Asembagus bersama Damkar, Tagana Dinsos, Pemdes Asembagus, serta warga sekitar.
BPBD menyebut penanganan pohon tumbang telah selesai dilakukan dengan menggunakan gergaji mesin dan peralatan lainnya.
“Anggota Pusdalops dan TRC bersama unsur terkait langsung melakukan evakuasi pohon yang tumbang agar tidak membahayakan warga,” ujar Bambang, petugas di lapangan.
BPBD juga melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, TNI, Polri, dan pemerintah desa, serta melakukan assessment atau kaji cepat terhadap kerusakan dan kerugian.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. BPBD menyampaikan bahwa cuaca ekstrem berupa angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Situbondo.
Untuk langkah selanjutnya, BPBD akan melakukan tahap jitupasna atau pengkajian kebutuhan pasca bencana di lokasi kejadian. Penyaluran bantuan logistik dan lainnya juga direncanakan.
Lokasi kejadian berada pada koordinat -7.747707, 114.218319. Informasi awal kejadian diterima dari Sekretaris Desa Asembagus.
BPBD Kabupaten Situbondo menutup laporan dengan mengajak masyarakat untuk bersama menjaga lingkungan.
“Kita jaga alam, alam jaga kita,” demikian pernyataan dalam laporan tersebut.
Inisiatif Warga, Antisipasi Bencana Akan Tebang Pohon
Ali Muchtar dan Rakib , warga setempat mendorong pemilik pekarangan di sekitar lokasi bencana untuk segera menebang pohon-pohon besar yang rawan menimpa rumah di pemukiman yang mulai padat.
“Saya dan Pak Rakib minta pada pemilik lahan yang ada pohon besar dan tinggi untuk segera memotong pohonnya. Alhamdulillah, mereka sanggup,” ucap Ali Muchtar.
Rakib menimpali jika hal itu bersifat antisipatif.
“Tentu kita harus peka terhadap cuaca ekstrem akhir-akhir ini. Jadi langkah antisipasi ini positif,” kata Rakib. (*ik)
Pewarta: Irwan Rakhday
