Sel. Okt 27th, 2026
Petugas gabungan saat meringkus Horis (39) di Jalan Raya Asembagus , Jumat (2/10/2026). (Foto: Muzayyin Ulinnuha)

suarabalumbung.com, Situbondo – Warga Jalan Raya Asembagus , Kabupaten Situbondo, Jawa Timur sempat dibuat resah dengan ulah Horis (39), warga Desa Perante, Kecamatan Asembagus yang diduga mengalami gangguan jiwa. Pria tersebut kerap mengacak-acak sampah di depan pertokoan hingga mengganggu kenyamanan pemilik toko dan pengguna jalan. Parahnya, ia juga membawa bangkai ayam dilempar ke sebuah toko.

Pihak tim kecamatan yang dilapori warga segera merespon. penjangkauan dilakukan tim gabungan pada Jumat (2/10/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Tim dipimpin langsung Camat Asembagus dengan melibatkan Bagian Umum dan Trantib Kecamatan, Pol PP Second City Asembagus, Polsek, Koramil, Puskesmas Asembagus, Kepala Desa Perante, serta kepala kampung setempat.

Camat Asembagus, Faishol Afandi, menjelaskan proses evakuasi berjalan lancar tanpa perlawanan.

“Alhamdulillah, penjangkauan berjalan aman dan kondusif. Saudara Horis kami dekati secara persuasif bersama tenaga kesehatan, dan tidak ada perlawanan berarti,” ujar Faishol.

Ia menambahkan bahwa setelah dievakuasi, Horis langsung ditangani secara manusiawi sebelum diserahkan ke keluarga.

Menurut Faishol, Horis kemudian dimandikan, dipotong rambutnya, dan mendapatkan penanganan medis awal dari Puskesmas Asembagus di beranda rumahnya di Desa Perante.

Menariknya, pria yang hampir sekujur tubuhnya berlumur oli itu berteriak memanggil-manggil ibunya. Ibunya segera menghampiri. Rupanya, hal itu membuat Horis tenang dan tampak tersenyum saat petugas memotong rambut gimbalnya.

 

Dalam kesempatan itu, Faishol juga menyampaikan pesan menyentuh kepada ibu kandung Horis.

“Saya sampaikan kepada ibunya, harus sabar dengan ujian yang dihadapi. Tetap pantau dan rawat putranya dengan penuh kasih sayang. Jangan hiraukan apa kata orang, yang penting ibu ikhlas merawat,” kata Camat.

Faishol berharap peran aktif keluarga dan lingkungan menjadi kunci agar Horis tidak kembali berkeliaran dan meresahkan warga.

 

“Saya juga sampaikan bahwa apabila ada hal-hal yang sekiranya harus dibantu, misal penanganan medis lebih lanjut, kami siap turun tangan. Sementara dari pihak medis telah memberikan arahan serta resep obat untuk Saudara Horis,” pungkasnya. (IR)

 

Pewarta: Irwan Rakhday

By IK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *